Thursday, November 19, 2009

Wednesday, November 18, 2009

Teknik Breastfeeding

Teknik Breastfeeding


Posisi penyusuan yang baik

Sentuh bibir bayi dengan hujung puting sehingga dia membuka mulutnya. Biarkan dia membuka luas mulutnya untuk memenuhi sebahagian besar areola (bahagian berwarna coklat). Gerakan rahang dan bunyi tegukan memastikan yang bayi menyusu dalam posisi yang betul. Selepas menyusu, masukkan hujung jari kelingking anda di hujung mulut bayi untuk menghentikan hisapan.

Refleks ‘let-down’ atau pancutan susu

Refleks ‘let-down’ adalah rasa berdenyut yang menandakan aliran hangat susu sebaik saja bayi berada pada posisi penyusuan yang betul. Jika anda tidak mengalami rasa ini, ia mungkin disebabkan oleh gangguan, tiada ruang untuk bersendirian, rasa malu atau cemas mengenai penyusuan susu ibu, letih atau sakit.

Beralih payudara

Jika boleh, berikan bayi menyusu dari kedua-dua belah payudara pada setiap kali menyusu. Susukan bayi pada satu payudara sehingga dia berhenti menghisap. Angkat bayi, sendawakannya dan alihkannya ke payudara sebelah dan teruskan menyusu sehingga dia kenyang. Untuk penyusuan yang berikutnya, mulakan pada payudara yang terasa sarat dengan susu.

Sendawakan Bayi

Sendawakan bayi setiap kali selesai penyusuan. Dia mungkin termuntah susu, jadi pastikan anda menyediakan tuala. Jika dia tidak sendawa selepas 30 saat, dia mungkin tidak perlu disendawa. Letakkan bayi di bahu anda dan gosok atau tepuk perlahan belakang badannya.

Pilih posisi yang selesa

Dapatkan posisi yang membuat anda dan bayi rasa selesa. Tubuh bayi haruslah rapat kepada anda dan mukanya bertemu dengan payudara anda. Mulutnya haruslah berhampiran dengan puting dan kepala, leher dan belakangnya perlulah dalam keadaan lurus. Belakang badan anda juga perlulah tegak, jangan membongkok. Gunakan bantal untuk bersandar, jika perlu.

Posisi dakapan- Ini adalah posisi klasik dan menjadi kegemaran kebanyakan ibu. Ia membolehkan perut bayi dan perut anda bertemu supaya anda tidak perlu memusingkan kepalanya untuk menyusu. Kepala bayi berehat di dalam dakapan anda, sokong belakang badan dan punggung bayi serta lengan bayi perlu berada di bahagian sisinya

Posisi ‘football hold’- Posisi ini sangat sesuai jika anda baru pulih daripada pembedahan ‘cesarean’ memiliki payudara yang besar, menyusukan bayi pramatang atau bayi yang kecil saiznya atau menyusukan anak kembar pada waktu yang serentak. Sokong kepala bayi dengan tangan, gunakan bantal untuk menyokong belakang badan anda.

Posisi berbaring - Cuba posisi ini apabila anda dan bayi rasa letih. Jika anda baru pulih daripada pembedahan ‘Cesarean’ ini mungkin satu-satunya posisi yang boleh anda cuba pada beberapa hari pertama. Sokong kepala anda dengan lengan dan sokong bayi anda dengan lengan atas




sumber : Persatuan Pemakanan Malaysia dan Persatuan Pediatrik Malaysia

40 kesilapan ibubapa dalam mendidik anak-anak

Menurut Pakar Motivasi, terdapat 40 kesilapan ibubapa dalam mendidik anak-anak iaitu :

1) Pemilihan jodoh tanpa memperhitungkan mengenai zuriat.
2) Perhubungan suami isteri tanpa memperhitungkan mengenai zuriat.
3) Kurang berlemah lembut terhadap anak-anak.
4) Memaki hamun sebagai cara menegur kesilapan anak-anak.
5) Tidak berusaha mempelbagaikan makanan yang disaji untuk anak-anak.
6) Jarang bersama anak-anak sewaktu mereka sedang makan.
7) Melahirkan suasana yang kurang seronok ketika makan.
8 ) Membeza-bezakan kasih sayang terhadap anak-anak.
9) Kurang melahirkan kasih sayang.
10) Sering mengeluh di hadapan anak-anak.
11) Tidak meraikan anak-anak ketika mereka pergi & pulang dari sekolah.
12) Tidak mengenalkan anak-anak dengan konsep keadilan.
13) Tidak memberatkan pendidikan agama di kalangan anak-anak.
14) Tidak terlibat dengan urusan pelajaran anak-anak.
15) Tidak programkan masa rehat dan riadah anak-anak.
16) Tidak menggalakkan dan menyediakan suasana suka membaca.
17) Mengizinkan anak menjamah makanan @ minuman yang tidak halal.
18) Tidak tunjuk contoh tauladan yang baik di hadapan anak-anak.
19) Jarang meluangkan masa untuk bergurau senda dengan anak-anak.
20) Terdapat jurang komunikasi di antara ibu bapa dan anak-anak.
21) Tidak menggunakan bahasa yang betul.
22) Suka bertengkar di hadapan anak-anak.
23) Senantiasa menunjukkan muka masam di hadapan anak-anak.
24) Tidak membimbing anak-anak supaya mematuhi syarat.
25) Memberi kebebasan yang berlebihan kepada anak-anak.
26) Terlalu mengongkong kebebasan anak-anak.
27) Tidak menunaikan janji yang dibuat terhadap anak-anak.
28) Tidak menunjukkan minat kepada aktiviti anak-anak.
29) Tidak memupuk semangat membaca di kalangan anak-anak.
30) Tidak berminat melayan pertanyaan atau kemusykilan anak-anak.
31) Tidak memberi perhatian terhadap buah fikiran anak-anak.
32) Lambat memberi penghargaan kepada anak-anak.
33) Kerap meleteri sesuatu kesilapan yang dilakukan oleh anak-anak.
34) Hukuman yang tidak setimpal dengan kesalahan yang dilakukan.
35) Sering mengancam dan menakutkan anak-anak.
36) Menghukum tanpa menyatakan kesalahan yang dilakukan.
37) Tidak konsisten dalam menjatuhkan hukuman ke atas anak-anak.
38) Memberi nasihat yang sama kepada anak-anak.
39) Tidak tegas mendidik anak-anak.
40) Tidak menggalakkan anak-anak hidup bekerjasama.

Tuesday, November 17, 2009

HOW CAN I INCREASE MY MILK SUPPLY?

HOW CAN I INCREASE MY MILK SUPPLY?

First, it's important to assess if you're truly dealing with a low milk supply. Sometimes mothers can perceive normal breastfeeding patterns and/or baby behavior as an inadequate milk supply. If you determine that you really do have a low supply, consult with a lactation consultant to determine the "why" behind it so that you can get to work fixing the problem and prevent it from occuring again. In the meantime...


There are several positive steps you can take if you decide that your milk supply is low. If possible, plan to set aside a few days, perhaps a weekend, to spend doing little else but working to increase your milk production. Following the steps listed below, most moms notice an increase in supply within 24-72 hours. If you're pumping and just finding it harder to keep up with your baby's milk needs, although your baby seems fine when he nurses, the following will also apply.


  • Nurse or pump frequently. Plan to nurse at least every 1 1/2 to 2 hours during the day and at least every 3 hours at night even if you must awaken your baby. Time your feedings from the beginning of one to the beginning of another. If your baby is available to nurse, this is preferable to pumping as he will better stimulate your breasts to produce more milk.

  • Allow the baby to nurse on each side until he pulls off himself or goes to sleep.

  • Offer both breasts at each feeding.

  • Although nursing is preferable, if the baby cannot nurse directly at the breast, use a hospital-grade electric pump for double pumping instead (such as the Lactina or Pump In Style). Double pumping has been shown to increase Prolactin levels. Prolactin is the hormone which stimulates milk production. Pump for 10-15 minutes per session. Longer sessions have not been proven to be any more beneficial at increasing supply.

  • Along with nursing, you may want to add another pumping session or two sometime during your day. You also may want to add a few extra minutes (5-10) of pumping after the baby has finished nursing.

  • Allow the baby to meet all of his sucking needs at the breast. Avoid any bottles or pacifiers during this time. Your baby's need to suck ensures that he spends adequate time at the breast to stimulate your supply.

  • Avoid supplements including solid food, water, juice, and formula. Adding these will result in your baby nursing less often and you getting less stimulation. You can be sure that your baby is getting enough by counting his wet diapers and bowel movements. See "Is My Baby Getting Enough?"

  • If your baby requires a supplement for medical reasons, consider using a nursing supplementer at your breast so that you can continue to receive crucial BABY stimulation.

  • Snack often on foods rich in protein and calcium.

  • Drink enough to satisfy your thirst. Forcing fluids is not necessary and may have the opposite effect. Any type of fluid is satisfactory.

  • Rest as much as you can. Consider taking the baby to bed with you for the time period. The rest will benefit you and the close skin-to-skin contact may encourage him to nurse more often.

  • Some mothers have found that the herb, Fenugreek, is helpful for increasing milk supply. It works best when combined with increased frequency of nursing and/or pumping. You can find it at your local health food store or nutrition store. The dosage is 2-4 capsules 3 times a day. Most moms notice an increase in supply after using it 1-3 days. It is safe for your baby. While taking it you may notice that your perspiration and urine smell like maple syrup as Fenugreek is used to give artificial Maple syrup its odor. Some moms report diarrhea while taking it that quickly resolves once they stop taking it. If you suffer from asthma, your symptoms may become worse with the Fenugreek. Dosages higher than the recommended one given above may result in hypoglycemia in some mothers. If pregnant, you should NOT use Fenugreek as it may cause uterine contractions. Many moms use it for a quick boost to their supplies. Others have used it long-term with no problems. Other herbs often recommended for increasing milk supply are Blessed Thistle and Alfalfa. For some mothers a combination of herbs seems to work better than one herb alone. You may use the Fenugreek, Blessed Thistle, and Alfalfa in combination if you choose.

  • If the above measures do not cause a significant increase in your supply, you may want to ask your doctor about Reglan (Metoclopramide), a prescription drug available in the US and sometimes prescribed for low milk supply. Reglan is most effective at doses of 10-15 mg 3 times a day and should not be used for any longer than 2-4 weeks. If you have a history of depression, Reglan should be avoided due to its potential side effects of depression and mood swings. If you live outside the US in a country where the drug Domperidone (Motilium) is approved, it may also be used for low supply and seems to have far fewer side effects than Reglan. The dosage suggested for increasing milk supply is 10-20 mg 3-4 times a day. Domperidone can be compounded by a pharmacist with a prescription in the United States. It can also be obtained in its completed form without a prescription from countries outside the United States. Ordering it in this fashion is legal and considered safe. For more information on obtaining Domperidone, visit this page. Both Domperidone and Reglan can be used with any of the herbs mentioned above.

Written by Becky Flora, BSed, IBCLC

Last revision: May 28, 2003


A Typical Work/School Day for the Breastfeeding Mother

A Typical Work/School Day for the Breastfeeding Mother

  • Set your alarm clock 20-30 minutes early. Nurse your baby during this time even if you have to awaken him.

  • Dress yourself and the baby.

  • Eat a well-balanced breakfast including something to drink.

  • Nurse again before leaving.

  • Plan to pump around mid-morning. Have something to drink and a snack.

  • Plan to pump again - or nurse if possible - at mid-day/lunchtime. Eat a well-balanced meal with something to drink.

  • Plan to pump around mid-afternoon. Have a snack with something to drink.

  • Pick up baby after work/school and nurse as soon as you arrive home.

  • Eat a well-balanced dinner with adequate fluid.

  • Nurse on demand throughout the evening. This is beneficial to increasing your supply and it helps your baby reconnect with you.

  • Work in some moderate exercise as this increases the hormone that is responsible for milk production.

  • Have a bedtime snack with something to drink.

  • Nurse on demand throughout the night. Bring baby to bed with you to allow for adequate rest.
di petik dari MLO

Penyusuan Sepenuhnya (Exclusive)

Penyusuan Sepenuhnya (Exclusive)

Takrifan Penyusuan Eksklusif
- Bayi diberikan susu ibu sahaja tanpa makanan atau minuman lain(termasuk air masak). Penyusuan susu ibu sepenuhnya amat penting untuk tempoh 4 ke 6 bulan pertama kehidupan bayi.

Kenapa Penyusuan Eksklusif Penting?
1. Susu Ibu Memberi Perlindungan dari Penyakit kerana di dalam Susu Ibu mengandungi:
- "Bifidus Factor" yang dapat membantu pembiakan koloni Laktobacillus. Koloni ini bertindak sebagai pertahanan kepada serangan pembiakan E.Coli dalam usus.
- Lactoferrin bergabung dengan zat besi menyebabkan bakteria tidak mudah membiak
- Banyak agen anti-inflamatory membantu proses inflamatori yang tidak terkawal yang menyebabkan penyakit
- Lymphocite dan Macrophages yang membantu melawan penyakit
- Antibodi untuk melawan penyakit yang telah terdedah kepada ibu tersebut
- Hormon dan Growth Factor yang membantu pertumbuhan dan kematangan sistem immune bayi, perkembangan otak dan lain-lain
- Enzime lipase dan laktase yang membantu pembentukan sistem penghazaman bayi

2. Susu Ibu Memberi Perlindungan dari Alahan(Allergy) kerana
- Sistem usus bayi mudah terbentuk bila diberi susu ibu. Protein yang diterima oleh sistem bayi adalah protein manusia bukan protein asing.
- Pendedahan yang rendah terhadap protein asing menghasilkan toleransi dan bukannya kesan alahan (allergic)
- Zat seperti zink dan "long chain polyunsaturated fatty acid" di dalam susu ibu membantu pembentukan sistem immune bayi
- Dengan memberi bayi sekali sahaja susu formula pada bayi di hari yang pertama boleh menggalakkan allergik. Semua susu formula termasuk susu soya boleh memberi risiko allergik seperti ruam, atopik, asthma, eczema dan lain-lain

3. Pemberian Susu Ibu memberi banyak kebaikan kepada bayi seperti:
- Kadar SID(Cot death) yang rendah
- Kadar kencing manis (IDDM), Otitis Media yang rendah
- Respon pelalian yang lebih baik
- Kurang masalah gigi "Orthodontik"
- Perkembangan tumbesaran, emosi dan sosial yang lebih baik
- Kanak-kanak yang lebih pintar

* Pemberian bahan makanan atau minuman yang lain semasa tempoh 4-6 bulan pertama ini boleh mengurangkan kesan kebaikan yang disebut di atas kerana bahan-bahan asing tadi akan membersihkan perut bayi atau bertindakbalas secara tidak semulajadi di dalam perut dan usus bayi. Tambahan pula pengambilan bahan lain akan memenuhkan perut bayi (terlalu mengenyangkan) dan menyebabkan bayi tersebut tidak mahu menyusu secukupnya dari sumber susu ibu.

--Rujukan dari Kurikulum Panduan Pengurusan Laktasi dan Kursus 18 jam PPUM, KL

Persediaan dan Perancangan Awal Semasa Di Dalam Pantang

Persediaan dan Perancangan Awal Semasa Di Dalam Pantang

1. Semasa di dalam pantang, iaitu sesudah bersalin, berilah bayi minum susu ibu secara eksklusif. Pemberian susu yang kerap, mengikut permintaan bayi (biasanya lebih kurang setiap satu setengah jam ke dua jam sekali), akan meningkatkan pengeluaran susu.

2. Apabila pengeluaran susu sudah stabil lebih kurang 3 minggu sebelum keluar bekerja, berlatihlah memerah susu. (Anda mungkin telah pernah memerah susu sebelumnya terutama semasa payudara membengkak pada hari ketiga atau keempat sesudah bersalin). Waktu perahan yang sesuai adalah pada awal pagi atau pada bila-bila masa anda terasa pengeluaran susu agak berlebihan.

3. Setiap perahan susu haruslah di label mengikut tarikh dan disimpan di dalam bahagian beku peti sejuk. Pada permulaan perahan anda mungkin mendapat susu yang amat sedikit. Janganlah bimbang kerana dari masa ke semasa anda akan dapat menambah jumlah perahan susu anda. Biasanya perkara ini terjadi kerana anda masih belum biasa dengan teknik perahan yang anda pilih dan anda mungkin berasa sedikit tertekan, tetapi lama kelamaan apabila anda telah biasa dengan teknik perahan, anda akan berasa lebih yakin dan tenang, dan seterusnya pengeluaran susu juga akan bertambah.

4. Tentukan siapakah yang akan menjaga bayi anda semasa keluar bekerja. Anda perlu melatih penjaga bayi anda itu dengan kaedah yang betul mengenai cara pemberian susu ibu kerana beliau akan menjadi kunci utama kejayaan pemberian susu ibu kepada bayi, semasa anda keluar bekerja. Jika anda bercadang untuk menghantar bayi ke Pusat Penjagaan Bayi, anda harus pastikan Pusat Penjagaan tersebut mampu untuk meneruskan rancangan pemberian susu ibu kepada bayi anda, jika tidak carilah pilihan yang lain.